Kamis, 31 Mei 2018

Liburan Termurah ke Gulhi di Maldives

 

Gulhi adalah suatu pulau yang dihuni dengan jumlah populasi penduduknya sekitar 800 jiwa yang berada di Atol Kaafu, negara Maladewa atau MAldives. Gulhi terletak di South Male Atol atau disebelah utara Maafushi.

Pemandangan di Gulhi

Untuk menuju pulau ini bisa dengan 2 cara :
  • Dengan public ferry MTCC jurusan Guraidhoo (rute 311) dari Villingili ferry terminal di Male City. Berangkat setiap hari pukul 15:00 kecuali hari Jumat, tiketnya seharga 22 MVR. Rute ini dengan tujuan Male - Gulhi - Maafushi - Guraidhoo dan sebaliknya. 
  • Menggunakan speedboat sharing. 
Karena kami sebelumnya bermalam di Male City jadi menggunakan opsi pertama, selain ingin merasakan  sensasi menggunakan public ferry. Loket menuju Guraidhoo ternyata baru dibuka pukul 9:00 pagi. Karena kami datang terlalu pagi dan loket belum buka, diputuskan untuk jalan-jalan pagi di sekitar pelabuhan. Ada berberapa tempat menarik yang bisa dikunjungi disekitarnya antara lain adalah Tsunami Monument dan Rasfannu (baca juga : Male City, ibukota Maldives yang Unik)

Loket Villingili Ferry Terminal

Tiket ke Gulhi

Dari hotel ke Villingili ferry terminal menggunakan taxi seharga 25 MVR ditempuh kurang dari 10 menit. Jadwal keberangkatan ferry menuju Gulhi masih sekitar 2,5 jam lagi, kami memutuskan menunggu sambil makan siang di Sea House Brasserie. Ditempat ini juga tersedia menu buffet all you can eat seharga 7 USD, kebanyakan masakan dimenu ini adalah berbumbu kari (masakan India). Atmosfir restoran ini sangat bersih dan nyaman enak juga buat nongkrong. Rasa makanannya enak dan harganya sebanding. Untuk menu yang kami pesan seperti ice chocolate, vanilla frappe, beef stroganoff dan chicken ala keiv menghabiskan sekitar 370 MVR sudah termasuk tax & service. Yang tidak disangka kami bertemu 2 pegawai restoran disini yang berasal dari Jawa Tengah. Tanpa basabasi lagi ngobolnya berubah ke Bahasa campur Jawa.


Ice chocolate dan beef stroganoff 

Setelah selesai makan siang lanjut menuju ferry terminal. Sebelum itu mampir membeli camilan di warung sebelah loket. Ruang tunggu di ferry terminal ini tidak terlalu besar, disediakan kursi berjajar rapi. Ruanganya terbuka tidak ber-AC, langsung menghadap dermaga. Sebelum naik ke kapal akan ada pemberitahuan melalui pengeras suara, jadi perlu diperhatikan betul-betul nama kapalnya dan berada diposisi sebelah mana.


Suasana diatas kapal 

Diatas kapal berjajar tempat duduk panjang yang terbagi disebelah kiri dan kanan. Tidak ada nomor kursi, jadi bebas mau memilih duduk disebelah mana. Untuk barang bawaan seperti koper, ransel yang besar diletakkan dibagian belakang. Pemberhentian pertama kapal jurusan ini adalah Gulhi, jarah tempuhnya sekitar 1 jam 15 menit. Sampai di pelabuahan Gulhi kapal hanya berhenti sebentar untuk menurunkan penumpang saja. Sampai di Gulhi ada pihak hotel yang menjemput kami di dermaga. Ternyata hotel tempat kami menginap tidak jauh dari dermaga, bahkan bisa terlihat dari dermaga.

Pelabuhan di Gulhi

Di Gulhi kami menginap di Gulhi Beach Villa, lokasinya berada di sebelah barat pulau ini, letaknya berada di pinggir pantai. Sampai di villa, kami disambut dengan welcome drink dan handuk dingin. Kenapa hampir setiap hotel di Maldives selalu menyediakan handuk dingin, karena udara di Maldives sangat panas, jadi untuk menyegarkan tubuh dan menghapus peluh setelah lelah perjalanan. Lobi villa ini unik, lantainya adalah pasir putih. Sebelum masuk harus melepas alas kaki dan diletakkan ditempat yang telah disediakan. Untuk kamarnya berada dilantai atas. Villa ini memiliki 6 kamar saja.
 
Lobby Gulhi Beach Villa

Setelah istirahat sejenak, saatnya untuk jalan-jalan sore berburu sunset. Tak perlu berjalan jauh sudah bisa menikmati keindahan alam Gulhi ini. Meskipun pulau ini kecil dan sepi memiliki fasilitas umum yang lumayan terdapat sekolah, youth center meskipun kecil, lapangan bola dan masjid, tetapi tidak terdapat ATM center, jadi perlu dipersiapkan uang cash yang cukup ya... Di pulau ini tidak terdapat kendaraan bermotor, jadi kemana-mana dengan jalan kaki. Disini juga tidak ada kantor polisi, sepertinya keamanan disini sangat baik sehingga tidak membutuhkan polisi.


View sunset di Gulhi Island

Puas bermain air dan menikmati pemandangan yang mempesona barulah kembali ke villa setelah terdengan adzan Magrib. Kegiatan hari ini ditutup dengan makan malam. Restoran villa ini berada disebelah dan menghadap ke laut. Suasana malam yang tenang gelap ditemani cahaya lilin yang redup menambah suasan romantis dengan beratapkan bintang-bintang yang bersinar terang. Kita bisa memesan makan malam di pinggir pantai ala-ala candle linght dinner. Menu makan malam kali ini adalah grill fish with blackpepper souce yang fresh from the sea seharga 10 USD. Owener villa ini baru saja selesai memancing dan langsung membawanya ke restoran dan kami langsung memesannya, rasanya hmm benar-benar yummy. Dengan bumbu yang sederhana seperti garam dan lada ikannya terasa manis bersanding dengan sayuran yang ditumis. Harga yang tertera tenyata sudah termasuk tax & service.

 
Grill fish with blackpepper souce

Keesokan harinya, pagi-pagi setelah sholat subuh langsung berburu sunrise. Kali ini kita harus melewati pemukiman penduduk. Selamat Pagiii,... sebelum kita sampai di bibir pantai sudah disambut dengan cahaya orange yang menyilaukan dari balik rerimbunan hijau daun.


View sunrise di Gulhi Island

Oh iya, kalau disini jangan berbusana bikini disembarang tempat ya, di pulau ini ada satu lokasi khusus untuk yang berpakaian bikini, yaitu ditempat dimana bisa menikmati sunrise ini. Disini disediakan kursi berderet untuk berjemur yang dibatasi oleh anyaman bambu.

Sayangnya kita hanya menginap satu malam saja di pulau ini, karena ini hari terakhir kita berada di Gulhi jadi dipuas-puasin bermain air dan menikmati suasana serta keindahan pantai dan laut disini. Rasanya benar-benar belum puas, bagi yang ingin menikmati ketenangan, memilih berlibur di Gulhi merupakan pilihan yang tepat. Daripada tinggal di resort yang super muahaalll, pulau ini bisa jadi alternatif dan bisa menghemat budget. Kalau soal fasilitas jangan dibandingkan, karena jauh berbeda. Dari semua penginapan yang ada di pulau ini, sepertinya villa ini adalah pilihan yang tepat karena posisinya yang berada tepat di tepi pantai. Jadi tinggal keluar jalan sedikit langsung bisa nyebur berenang, kalau mau snorkling juga tidak perlu jauh-jauh. Meskipun ragamnya tidak terlalu banyak tapi bisa dinikmati.

Puas bermain airnya lanjut sarapan. Menunya adalah seperti dibawah ini,..

Menu sarapan

Meskipun sederhana dan porsi kecil (terbiasa sarapan dengan nasi) tapi rasanya lumayan. Ada telur rebus dengan roti (seperti roti mariam) sayurannya pakai kol ungu dan yang dimangkok ada kentang dengan kuah seperti kari. Diakuin kalau masakan di restoran ini memang enak.

Selama disini kita memang tidak mangambil paket tour yang ditawarkan dari villa ini (tour kita ambil di Maafushi), karena kita memang ingin bersantai-santai saja disekitaran villa dengan berenang dan menikmati pemandangan birunya air laut dan langit yang sangat indah bersanding dengan pasir putih yang berkilau diterpa sinar matahari. Semakin meninggi mataharinya maka gradasi warna air lautnya akan semakin nampak jelas dan cantik.

Berlatar belakang resort dari Anantara Group

Untungnya dari pihak villa memperbolehkan kita untuk overstay sampai jam 3 sore, karena kapal yang akan membawa kita ke Maafushi baru datang pukul 16:15. Saatnya untuk berpindah ke pulau selanjutnya yaitu Maafushi. Suatu pulau yang lebih besar dan lebih padat penduduknya dibandingkan dengan Gulhi. 

    Choose :
  • OR
  • To comment
Tidak ada komentar:
Write komentar