Senin, 08 Januari 2018

Lombok Trip part Senggigi

 

Liburan ke Lombok sudah direncanakan sejak jauh hari. Berangkat dari Jogja menjelang Maghrib karena pesawat yang direct ke Lombok cuma ada di jam itu saja. Tiba di Lombok hampir jam 9 malam karena delay. Sempat ragu juga untuk tetap berangkat karena cuaca di Jogja sudah mulai sering hujan. Takutnya nanti di Lombok juga sama, karena kebanyakan aktifitas yg akan dilakukan disana adalah 'hopping island', jadi rugi doonk 😢 klo di sana cuaca tidak mendukung. Syukurnya mendarat di Lombok dengan cuaca yang bagus.

Cuaca cerah di Senggigi

Setelah menunggu antrian bagasi, langsung bergegas ke counter Damri. Disini bus Damri masih melayani sampai jadwal penerbangan terakhir. Membeli tiket seharga Rp 40.000,- untuk tujuan Senggigi, klo tujuan Mataram tiketnya seharga Rp 35.000,-. Dari counter Damri jalan ke arah luar, kemudian ambil sebelah kiri, jalan kedepan sekitar diparkiran mobil, bus Damri sudah menanti disitu. Bus baru akan berangkat jika semua bangku sudah terisi penuh. Untung saja busnya, bukan bus besar jadi tidak perlu menunggu terlalu lama.


Lama perjalanan sekitar 1 jam. Menginap di Senggigi karena esoknya akan melanjutkan perjalanan ke Gili Trawangan. Sampai di penginapan, menaruh barang-barang langsung custtt... keluar lagi cari makan. Ada beberapa warung tenda yang ada didekat penginapan.


Bangun pagi langsung jalan-jalan ke pantai Senggigi. Ternyata disini juga ada pelabuhannya yang melayani penyeberangan langsung ke Gili Gede, Gili Trawangan, dan Bali. Ini bisa jadi transportasi alternatif pilihan bila ingin langsung ke Gili Trawangan. Selain ini juga ada paket sutle seharga Rp 85.000,- dengan pickup di hotel plus tiket publik boat ke Gili. Sehari ada 2 jadwal pagi & jam 11 siang.

Dalam perjalanan dari Senggigi ke Pelabuhan Bangsal pandangan mata disegarkan oleh pemandangan birunya air laut yang indah menyejukkan mata. Banyak tempat wisata yang dilewati antara lain Pantai Setangi, Bukit Malimbu, Pantai & Bukit Nipah dan masih banyak pantai-pantai lainnya yang berpasir putih dan air laut yang jernih hingga berwarna biru tua. Bila menggunakan mobil rental kalian bisa meminta drivernya untuk berhenti sebentar dispot yang diinginkan walau hanya sekedar untuk berfoto. Sebelum pelabuhan Bangsal, juga melewati pelabuhan Teluk Kodek. Pelabuhan ini menyediakan penyeberangan langsung ke Gili Trawangan menggunakan speed boat. Waktu tempuhnya lebih singkat & tentu saja biayanya juga lebih mahal dibandingkan menggunakan publik boat.


Sampai di pelabuhan Bangsal kita diturunkan disalah satu agen sutle untuk menunggu jadwal kapal berangkat. Sebelum naik ke kapal harap menukarkan tiket/kwitansi sutle dengan tiket kapal di tempat penjualan tiket ya.. Penyeberangan kali ini agak terhuyun-huyun karena ombaknya yang agak besar. Syukurnya sampai di Gili Trawangan dengan selamat dan dapat berjalan tegak menuju penginapan walau sedikit agak mual & pusing 😵

Baca juga : Gili terkenal di Lombok - Trawangan, Meno dan Air

    Choose :
  • OR
  • To comment
Tidak ada komentar:
Write komentar