Sabtu, 06 Januari 2018

Gili Petagan si habitat burung Kondo

 

Perahu yang kami tumpangi dalam tour Gili Kondo mulai berjalan lambat, masuk menyusuri jauh kedalam hutan bakau. Gili Petagan adalah tujuan pertama dalam tour Gili Kondo tersebut. Untungnya air laut belum terlalu surut sehingga perahu dapat menjelajah kedalam hutan bakau tersebut. Hutan bakau di Gili Petagan tersusun rapi seolah-olah sebuah pintu gerbang menuju keindahan Gili Kondo.

Baca juga : Gili Kondo, The Hidden Paradise di Lombok Timur

Pintu Gerbang Gili Petagan

Hutan bakau ini menjadi habitat burung camar atau dalam bahasa daerahnya adalah burung kondo. Ketika melewati spot ini banyak burung camar yang bertenger pada pohon bakau. Tidak hanya satu atau dua ekor tetapi sangat banyak. Terlihat sekumpulan warna putih si burung kondo diantara rerimbunan warna hijau pohon bakau. Ketika melewati kumpulan burung camar ini, boatman kami melakukan semacam siulan yang membuat burung tersebut terbang ke arah langit. Hal tersebut merupakan momen yang tepat untuk diabadikan dalam bentuk foto. Namun sebelumnya persiapkan terlebih dahulu perlengkapan foto anda sehingga tidak ketinggalan momen tersebut. Sebelum melakukan siulan, boatman kami sudah menginformasikan untuk mempersiapkan kamera kami sehingga dapat mengabadikan momen si burung kondo tersebut.

Burung Kondo di Gili Petagan   

Perahu yang kami gunakan didesain khusus memiliki atap yang dapat digunakan untuk melihat keindahan alam Gili Petagan dimana atap tersebut dapat dijadikan sebagai ruang untuk mengambil foto-foto seperti diatas. Tidak semua kapal pada tour Gili Kondo menyediakan jenis kapal tersebut. Sebelum memesan kapal kepada penyedia tour, sebaiknya tanyakan terlebih dahulu apakah kapal tersebut memiliki atap yang dapat digunakan sebagai ruang foto. Anda dapat meminta untuk menngunakan kapal jenis tersebut kepada penyedia tour dengan harga yang sama dengan kapal biasa. Dengan ruang tersebut kita dapat leluasa mengambil foto dari atap kapal yang tentunya hasilnya akan sangat berbeda ketika kita mengambil foto daridalam kapal. Berikut jenis kapal yang kami gunakan dengan atap yang dapat dipergunakan untuk mengambil foto 

Atap kapal untuk berfoto dan menikmati keindahan Gili Petagan

Dari sini tampak Gunung Rinjani yang gagah dari kejauhan. Gili Petagan adalan spot snorkling yang pertama dari paket tour. Kita diminta untuk mengikuti Pak Sahdan, boatman kami dalam perjalanan tour Gili Kondo.  Beliau adalah pemandu kita yang akan menunjukan dimana spot-spot yang menarik untuk melihat keindahan terumbu karang dan aneka ragam ikan yang berwarna-warni, termasuk ikan nemo banyak dijumpai disini. Ditempat ini terumbu karangnya tumbuh dengan alami dan beraneka warna. Pak Sahdan memberi kami roti untuk ditaburkan ke laut, sehingga banyak ikan yang berkumpul, berebut menyambar roti. Roti tersebut juga dapat dipegang dengan tangan sehingga ikan-ikan tersebut akan berkumpul mengerumuni tangan dan seolah-olah berkumpul di sekitar kita. Jika memiliki kamera underwater, maka momen seperti itu wajib diabadikan.

Spot snorkeling di Gili Petagan ini sangat dalam sehingga jika tidak bisa berenang dengan baik maka wajib menggunakan life jacket. Jika pandai berenang maka bisa melakukan free-diving untuk melihat terumbu karang lebih dekat. Namun kita dilarang menyentuh apapun untuk menjaga ekosistem laut tersebut. Jangan sampai ekosistem terumbu karang yang indah tersebut rusak karena sentuhan jahil manusia. Cukup mengabadikan melalui foto saja tanpa harus menyentuh.


    Choose :
  • OR
  • To comment
Tidak ada komentar:
Write komentar